HONDA BANNER

Ingin Membayar Zakat Fitrah dengan Beras, Ustaz Adi Hidayat Jelaskan Takarannya

Ingin Membayar Zakat Fitrah dengan Beras, Ustaz Adi Hidayat Jelaskan Takarannya

Ustaz Adi Hidayat Jelaskan Takaran Zakat Fitrah yang Menggunakan Beras-(foto: kolase/bengkuluekspress.disway.id)-

Ukuran ini kemudian disesuaikan dengan makanan pokok yang dikonsumsi di masing-masing negara.

Mayoritas ulama berpendapat bahwa hadis tentang zakat fitrah tidak secara khusus merujuk pada kurma atau gandum, tetapi pada makanan pokok yang umum dikonsumsi di suatu daerah.

Di Indonesia, makanan pokoknya adalah beras, sehingga takaran "empat mud" tersebut dikonversi menjadi sekitar 2,5–3 kg beras atau sekitar 3,5 liter.

Penyaluran makanan pokok dalam zakat fitrah dilakukan sesuai dengan tujuannya, yaitu memberikan bantuan kepada mereka yang tidak memiliki cukup persediaan makanan agar dapat makan dan merayakan Idul Fitri dengan layak.

Zakat fitrah dapat dibayarkan pada malam Idul Fitri. Selain mendistribusikan makanan pokok, disarankan juga untuk menyertakan makanan pendamping, seperti lauk-pauk dan bahan makanan lainnya, agar beras yang diberikan dapat diolah menjadi hidangan yang lebih lengkap.

"Menambahkan makanan-makanan pendukung bisa kita ambil skema infaq, jadi zakat di makanan pokoknya, lalu infaq disertakan berupa sembako, misalnya minyak goreng, gula, dan lainnya, sehingga ketika diberikan kepada kalangan yang berhak menerima, mereka menerima dalam bentuk utuh sembako yang bisa disiapkan untuk Idul Fitri," kata Ustaz Adi Hidayat.

BACA JUGA:Agar Ibadah Maksimal di 10 Hari Terakhir Ramadhan, Ustaz Adi Hidayat: Bagikan Tipsnya

BACA JUGA:Ingin Meraih Malam Lailatul Qadar di 10 Hari Terakhir Ramadhan, Ustaz Adi Hidayat Bagikan Caranya

Itulah penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang takarang beras untuk zakat fitrah. Semoga bermanfaat.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: