BENGKULUEKSPRESS.COM- Sarapan pagi merupakan kebiasaan yang umum dilakukan, terutama bagi mereka yang memiliki aktivitas padat.
Menurut dr Zaidul Akbar, tempe mentah adalah pilihan yang baik untuk sarapan karena mengandung probiotik tinggi yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan.
dr Zaidul Akbar menjelaskan bahwa pagi hari adalah waktu terbaik untuk mengonsumsi makanan yang menyehatkan perut, khususnya yang kaya akan probiotik.
BACA JUGA:Agar Aman dari Asam Urat Saat Menyantap Makanan Lebaran, dr Zaidul Akbar Bagikan Tipsnya
Indonesia sendiri memiliki sumber probiotik alami terbaik, salah satunya adalah tempe.
Tempe dapat diolah menjadi berbagai menu sesuai selera, namun untuk mendapatkan manfaat maksimal, dr Zaidul Akbar menyarankan agar tempe tidak digoreng.
Proses penggorengan dapat merusak kandungan gizi dan mengurangi manfaat probiotik yang ada di dalamnya.
Oleh karena itu, lebih baik mengolah tempe dengan cara lain agar nutrisinya tetap terjaga.
BACA JUGA:Ingin Tetap Sehat Setelah Lebaran, dr Zaidul Akbar Sarankan Hindari 3 Jenis Makanan Ini
BACA JUGA:Ingin Wajah Glowing Tanpa Make Up Saat Lebaran, dr Zaidul Akbar Sarankan Makan 7 Butir Buah Ini
Hal tersebut disampaikan dr Zaidul Akbar dalam kajian yang videonya diunggah oleh kanal Youtube Sobat Herbal.
"Tempe mentah. Sebab, kalau masih mentah, dia masih utuh itunya, gizinya. Kalau digoreng, tempe itu banyak yang rusak," terang dr Zaidul Akbar.
dr Zaidul Akbar memberikan contoh cara mengolah tempe tanpa melalui proses penggorengan, seperti mengombinasikannya dengan kurma atau madu.
Kombinasi ini tidak hanya mempertahankan kandungan probiotik dalam tempe, tetapi juga menambah manfaat nutrisi dari kurma dan madu, sehingga lebih baik untuk kesehatan pencernaan dan tubuh secara keseluruhan.