Panduan Ziarah Kubur dalam Islam, Simak Penjelasan Ustaz Adi Hidayat Berikut

Ustaz Adi Hidayat Jelaskan Panduan Ziarah Kubur dalam Islam-(foto: kolase/bengkuluekspress.disway.id)-
Adapun bacaan salam saat memasuki area pemakaman adalah:
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللهُ بِكُمْ لَلَاحِقُونَ أَسْأَلُ اللهَ لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ
(Assalamu ’alaikum ahlad-diyaar minal mu’miniin wal muslim, wa inna insyaa allaahu bikum la-laahiquun, wa as-alullaaha lanaa walakumul ‘aafiyah).
Artinya:
"Semoga keselamatan tercurah kepada kalian, wahai penghuni kubur, dari (golongan) orang-orang beriman dan orang-orang Islam. Kami insya Allah akan menyusul kalian, saya meminta keselamatan untuk kami dan kalian,".
Ketika seorang Muslim berziarah ke makam para wali, doa yang disampaikan meliputi memohon agar Allah SWT mengalirkan pahala kepada mereka, memberikan kemuliaan kepada mereka yang telah menyebarkan risalah dakwah ke Indonesia, serta memberikan kekuatan dan kemuliaan kepada keluarga mereka.
BACA JUGA:Apakah Puasa Syawal Harus Berurutan? Berikut Penjelasan Ustaz Adi Hidayat
BACA JUGA:4 Amalan Sunnah di Hari Raya Idul Fitri, Berikut Penjelasan Ustaz Adi Hidayat
Salah satu doa yang bisa dibaca saat ziarah kubur adalah doa berikut ini:
اَللَّهُمَّ اغْفِرْلَهُمْ وَارْحَمْهُمْ وَعَافِهِمْ وَاعْفُ عَنْهُمْ وَاكْرِمْ نُزُلَهُمْ وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُمْ وَاغْسِلْهُمْ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهِمْ مِنَ الْخَطَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْاَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ وَاَبْدِلْهُمْ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِمْ وَاهْلًا خَيْرًا مِنْ اَهْلِهِمْ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِمْ وَقِّهِمْ فِتْنَةَ الْقَبْرِ وَعَذَابَ النَّا
(Allahummaghfirlahum warhamhum wa'aafihaa wa'fu'anhum, waakrim nuzulahum wawasi'madkholahum, waghsilhum bil maai watstsalji wal barod, wanaqqihim min khotooya kamaa yunaqqotstsaubul abyadhu minadanas, wa abdilhum daaron khoiron min daarihim, wa ahlan khoiron min ahlihim, wa zaujan khoiron min zaujihim waqqihim fitnatal qobri, wa 'adzabannar).
Ustaz Adi Hidayat kemudian menekankan pentingnya mengingat kematian saat berziarah kubur dan merenungkan hakikat kehidupan akhirat.
Ziarah kubur seharusnya menjadi momen untuk mengingatkan diri akan takdir Allah dan kematian yang pasti, serta untuk memperbaiki diri.
Ustaz Adi Hidayat juga mengingatkan agar tidak melakukan hal-hal yang dilarang saat berziarah, seperti meminta-minta di kuburan atau melakukan ritual yang tidak sesuai dengan ajaran Islam.
"Yang tidak boleh dilakukan saat ziarah adalah minta-minta di kuburan. Contohnya, pegang nisannya dan berharap yang lain-lain," kata Ustaz Adi Hidayat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: