HONDA BANNER

Perampokan di Danau Dendam, Pasangan Kekasih Jadi Korban

Perampokan di Danau Dendam, Pasangan Kekasih Jadi Korban

Kawasan Danau Dendam Tak Sudah yang rawan kejahatan jika dilintasi pada malam hari-(ist)-

BENGKULUEKSPRESS.COM - Sebuah Insiden perampokan terjadi di kawasan wisata Danau Dendam, tepatnya di Jalan Danau, Kelurahan Dusun Besar, Kecamatan Singaran Pati, Kota Bengkulu. Peristiwa ini menimpa seorang wanita bernama Trismi Junita (35) dan teman prianya pada Jumat, 28 Maret 2025, sekitar pukul 21.30 WIB.  

‎Menurut keterangan korban kepada pihak kepolisian, kejadian bermula saat ia bersama temannya duduk santai di tepi danau. Malam itu tampak tenang, hingga tiba-tiba dua orang tak dikenal menghampiri mereka dan meminta uang secara paksa kepada teman pria korban.  

‎Melihat situasi yang mengancam, korban secara spontan berlari untuk menyelamatkan diri. Namun, kedua pelaku langsung mengejarnya hingga korban terjatuh.

‎Dalam kondisi tersebut, para pelaku dengan leluasa mengambil dompet korban yang berisi uang tunai sebesar Rp2.200.000 serta satu unit handphone merek Infinix. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp4.200.000.  

BACA JUGA:Kasus Korupsi PAD Mega Mall: Kerugian Negara Rp 50 Miliar, Siapa Tersangka?

‎Setelah insiden itu, korban segera melaporkan kejadian ini ke Polresta Bengkulu dengan harapan pelaku segera ditangkap.  

‎Anna, seorang pedagang di kawasan Danau Dendam, mengonfirmasi bahwa kejadian tersebut memang benar terjadi. Namun, ia mengaku tidak mengetahui detail peristiwa karena pada saat itu ia sudah meninggalkan lokasi.  

‎"Informasinya benar ada perampokan di sini. Kejadiannya malam, tapi saya kurang paham kronologinya karena kami para pedagang sudah pulang, biasanya jam segitu memang sudah sepi," ungkap Anna.  

‎Kawasan Danau Dendam memang dikenal sebagai salah satu tempat wisata yang ramai pada siang hari. Namun, saat malam tiba, kawasan ini berubah menjadi sepi dan minim penerangan, sehingga rentan menjadi lokasi tindak kriminal. 

‎Menanggapi kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih lokasi untuk berkumpul atau bersantai pada malam hari.  

‎"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari tempat-tempat yang berisiko terjadi tindak kriminal, seperti kawasan Danau Dendam saat malam hari. Lokasi tersebut sepi, minim penerangan, dan rawan menjadi sasaran kejahatan," ujar Kasi Humas Polresta Bengkulu, Iptu Endang Sudrajat.(ang)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: