Benarkah Mendapat Pahala Double? Bila Puasa Qadha Digabung dengan Puasa Syawal, Ini Kata Ustaz Abdul Somad

Ustaz Abdul Somad Jelaskan Hukum Puasa Qadha Digabung dengan Puasa Syawal-(foto: kolase/bengkuluekspress.disway.id)-
"Jangan lupa penting untuk puasa 6 hari di Bulan Syawal setelah merayakan kemenangan," kata Ustaz Abdul Somad.
Menjalankan puasa sunnah Syawal mungkin terasa berat bagi sebagian orang, namun bagi mereka yang bertakwa, hal ini justru menjadi kesempatan untuk meraih pahala lebih banyak.
Bagi yang masih memiliki utang puasa Ramadhan, Bulan Syawal bisa menjadi motivasi untuk segera melunasinya, karena puasa qadha yang dilakukan pada bulan ini dapat mendatangkan pahala ganda.
Ustaz Abdul Somad menjelaskan bahwa dengan berniat untuk mengganti puasa Ramadhan di Bulan Syawal, seseorang juga akan memperoleh pahala puasa Syawal. Selain itu, puasa Syawal tidak harus dilakukan secara berurutan dan dapat dikerjakan kapan saja selama masih dalam bulan ini.
"Disatukan, boleh. Dipisah-pisah boleh, di awal oke, di tengah boleh, di ujung juga boleh, berturut boleh," terang Ustaz Abdul Somad.
Makna Bulan Syawal sendiri mencerminkan puncak dari berbagai amalan kebaikan. Menjalankan ibadah puasa di bulan ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk mempertahankan semangat beribadah setelah Ramadhan, sehingga ibadah dapat terus berlanjut secara konsisten sepanjang tahun.
"Hikmahnya adalah untuk menjaga kontinuitas keberlangsungan amal. Puncak dari semuanya adalah Syawal, tapi kalau ada yang menurun amalannya itu bukan Syawal," tutup Ustaz Abdul Somad.
BACA JUGA:Tanda Seseorang Mendapatkan Lailatul Qadar, Berikut Penjelasan Ustaz Abdul Somad
Itulah penjelasan Ustaz Abdul Somad tentang bisa tidaknya menggabungkan puasa qadha dengan puasa syawal. Semoga bermanfaat.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: