HONDA BANNER

Ingin Menghidupkan Hari Raya, Gus Baha Bagikan Amalannya

Ingin Menghidupkan Hari Raya, Gus Baha Bagikan Amalannya

Gus Baha Jelaskan Amalan-amalan untuk Menghidupkan Hari Raya-(foto: kolase/bengkuluekspress.disway.id)-

BENGKULUEKSPRESS.COM- KH Ahmad Bahauddin Nursalim, atau yang lebih dikenal sebagai Gus Baha, menjelaskan tentang amalan dalam menghidupkan Hari Raya Idul Fitri.

Pengasuh Pesantren Tahfidzul Qur’an LP3IA Rembang ini menyampaikan bahwa di Indonesia, bulan Syawal sering dikaitkan dengan tradisi saling memaafkan.

Secara bahasa, kata "Id" (عيد) dalam Idul Fitri berasal dari kata "‘audun" (عَوْدٌ) yang berarti kembali.

BACA JUGA:Bolehkah Membayar Zakat Fitrah dengan Uang, Ini Kata Gus Baha

BACA JUGA:Tanpa Dikejar, Seseorang Bisa Mendapatkan Lailatul Qadar, Gus Baha Bocorkan Caranya

Makna ini merujuk pada keadaan umat Islam yang telah menyelesaikan ibadah puasa dan kembali ke fitrah.

"Kita dulu penduduk surga, Insya Allah berkah bulan Ramadhan kita. Kembali lagi dengan identitas dan status penduduk surga," terang Gus Baha.

Gus Baha menegaskan bahwa saling memaafkan merupakan amalan yang sangat penting dan mendasar.

Sebab, Allah tidak akan mengampuni seorang hamba sebelum ia terlebih dahulu memaafkan sesama manusia.

Bahkan, tidak saling memaafkan dapat menjadi penghalang bagi seseorang untuk mendapatkan ganjaran surga.

Lebih lanjut, Gus Baha memberikan beberapa nasihat untuk menghidupkan Hari Raya Idul Fitri, di antaranya:

BACA JUGA:Cara Sederhana Meraih Malam Lailatul Qadar, Gus Baha Bagikan Caranya

BACA JUGA:Mana yang Benar, Witir 2 Kali Salam Atau Hanya 1 Kali Salam, Berikut Penjelasan Gus Baha

1. Memperbanyak Silaturahmi 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: