\"Musuh kita sekarang paham radikalisme dan terorisme. Satu prinsip kita harus berani menentukan sikap siapa kawan siapa lawan,\" katanya, Kamis (21/01/2016).
Lanjut Mendagri, dalam menghadapi radikalisme dan terorisme pemerintah termasuk Satpol PP tidak boleh bersikap netral. Pemerintah dan masyarakat harus bisa melawan terorisme.
\"Dalam keadaan seperti ini, bersikap netral pada radikalisme dan terorisme ganjarannya adalah neraka jahanam,\" katanya.
Mendagri juga meminta Satpol PP untuk terus melakukan koordinasi dengan POLRI dan TNI.
\" Satpol PP tidak bisa berdiri sendiri. Tapi harus dibantu dengan kepolisian kepolisian dan TNI,\" ujarnya. (Dil)