Kebutuhan Beras 4 Ton

Selasa 18-11-2014,14:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar

MUKOMUKO, BE -  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Sosial, Tenaga Kerja  dan Transmigrasi Kabupaten Mukomuko, telah menghitung jumlah jiwa dan kebutuhan beras. “Malam kemarin, kita selesai melakukan penghitungan. Kebutuhan beras pasca  bencana banjir sebanyak empat ton,” demikian Kepala BPBD Kabupaten Mukomuko, Ramdani melalui Supervisor Pusdalop  Penanggulangan Bencana, Hitatun, saat dikonfirmasi, kemarin. Empat ton beras itu diperuntukan 660 kepala keluarga (KK) dengan jumlah 2.640 jiwa. Dengan hitungan satu jiwa  empat ons per hari dikali dengan masa darurat tiga hari. “Yang kita hitung itu merupakan bantuan hidup dasar berupa beras. Dan, telah diusulkan ke bulog Provinsi Bengkulu,” ujarnya. Menurutnya, usulan ataupun permintaan beras, telah ditandatangani Bupati Mukomuko, selaku kepala daerah.  Beras tersebut diambil ke bulog provinsi secara gratis dan akan segera dibagikan kepada masyarakat yang terkena bencana banjir beberapa hari lalu. “Berasnya dijemput oleh petugas Dinsosnakertrans. Karena, SKPD itu punya kendaraan. Jiak hujan tidak basah dan dipastikan aman,” katanya. Dari ribuan jiwa yang akan menerima beras tersebut, lanjut Hitatun, merupakan stok BPBD Kabupaten Mukomuko, yang disimpan di bulog Bengkulu. Dalam satu Tahun, stok beras untuk  daerah ini berjumlah 100 ton. Untuk bencana banjir ini  diminta sebanyak 4,5 ton. Sisanya sebanyak setengah ton  untuk mengantisipasi jiakalau ada warga yang belum terdata. “Meskipun kita pastikan datanya sudah lengkap. Karena, diambil langsung dari Kades/Lurah masing – masing. Stoknya tetap kita sediakan. Jika ada kekurangan akan langsung  didistribusikan,” jelasnya. Wilayah yang terkena banjir dan akan mendapatkan jatah beras adalah, wilayah kecamatan Lubuk Pinang, Kota Mukomuko, XIV Koto, Selagan Raya dan Teras Terunjam. Sedangkan untuk bantuan, adanya kerusakan beberapa bangunan yang terjadi di Lubuk Pinang, tambah Hitatun, masih menunggu petunjuk Bupati Mukomuko. “Di Lubuk Pinang ada 6 rumah yang mengalami kerusakan. Ada dinding rumah warga retak, ruang sekolah  terbawa arus dan peralatan rumah tangga serta barang  elektronik milik warga yang terendam air,” tutupnya. (900)

Tags :
Kategori :

Terkait