DD Tahap II Belum Ditransfer

BENGKULU TENGAH, Bengkulu Ekspress - Proses penyaluran dana desa (DD) tahap 2 di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) Provinsi Bengkulu sepertinya tidak bisa dilakukan tepat waktu. Sebab, jelang berakhirnya bulan Mei 2018 ini, DD tahap II belum ditransfer ke kas daerah (Kasda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu.
\"Sampai saat ini, pemerintah pusat belum mentransfer DD tahap 2 ke Kasda,\" kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu, Welldo Kurniyanto SE MM didampingi Kabid Anggaran, Ade Christanto SSTP.
Secara keseluruhan, sambung Weldo, pagu anggaran DD tahap 2 telah disediakan sebesar Rp 38 miliar. Dana tersebut nantinya akan dibagikan kepada 142 desa se-Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu. Lebih lanjut, Welldo mengutarakan bahwa keterlambatan transfer DD tahap 2 ke Kasda disebabkan lambannya proses penyampaian laporan realisasi DD tahap 2 tahun 2017 lalu.
\"Sebelumnya, laporan realisasi DD tahap 2 tahun 2017 yang merupakan syarat pencairan DD tahap II tahun 2018 masih banyak kesalahan. Dalam waktu dekat, usulan penyaluran DD tahap 2 ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI melalui KPPN Provinsi Bengkulu akan kami sampaikan,\" tandasnya.
Sementara itu, Kabid Pems Kabid Pemerintahan Desa (PMD) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Bengkulu Tengah , Edi Susila SSTP MSi, menjelaskan bahwa DD tahap 2 semestinya sudah disalurkan pada bulan Mei 2018 ini. \"Seharusnya sudah cair. Akan tetapi, secara teknis itu ditangani oleh BKD Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu,\" tandasnya.
Selain DD tahap II, ungkap Edi, masih ada 7 desa di Kabupaten Bengkulu tengah Provinsi Bengkulu yang belum mencicipi DD tahap I. Sebab itu, pihaknya memberikan ultimatum kepada 7 Kades tersebut untuk segera melengkapi syarat sebelumnya DD tahap 1 dianggap hangus dan tak bisa disalurkan.
\"Kami mengharapkan agar 7 Kades yang belum menerima DD tahap 1 lebih agresif. Jika DD tak cair, masyarakat adalah pihak yang paling dirugikan,\" pungkasnya.(135)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: