Abrasi Dihadang Batu Gajah
MUKOMUKO, BE - Abrasi jalan nasional yang berlokasi di pinggir jalan lintas barat (Jalinbar), tepatnya di Air Punggur, Kecamatan Air Dikit Kabupaten Mukomuko yang terancam putus untuk sementara hanya dihadang dengan batu gajah. Penangganan sementara itu dilakukan Balai Sungai Wilayah VII Sumatera, Bengkulu. “Penangganan sementara untuk mencegah abrasi meluas. Dipinggir jalinbar itu dipasang batu gajah,” ungkap Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mukomuko, Apriansyah ST MT dikonfirmasi Bengkulu Ekspress. Pemasangan batu gajah tersebut sepanjang sekitar seratus meter. Karena di titik tersebut yang dinilai mengalami kerusakan parah yang mengancam keselamatan pengendara yang melintas dan menahan sementara terjangan ombak yang terus mengikis jalan nasional tersebut. “Pihak balai itu telah memasang batu gajah di lokasi dan akan disusun dengan panjang sesuai dengan kebutuhan di lokasi,” katanya. Setelah dilakukan penangganan sementara itu, kata Apriansyah , tidak menutup kemungkinan ancaman abrasi itu akan ditangani lebih lanjut. Seperti, apakah nantinya akan dibangun pemecah gelombang atau lainnya. Yang jelas pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak – pihak terkait tersebut. Pihaknya terus memantau di lapangan dan jika nantinya dibutuhkan alat berat, pihaknya akan menyiapkan. Terutama jikalau ada peristiwa yang menghambat pengendara yang melintas akan segera mungkin ditangani. Contohnya, jikalau ada jalan yang tertutup pepohonan, tanah dan lainnya. “Kita dan pihak – pihak terkait lainnya tetap melakukan pemantauan. Khususnya, jalinbar yang abrasinya semakin mengancam tersebut. Meskipun batu gajah dipasang, sifatnya hanya sebatas sementara,” ungkapnya. (900)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: