Perumda Tirta Hidayah Sabet 3 Penghargaan BUMD Awards
BENGKULU, bengkuluekspress.com - Perumda Tirta Hidayah Kota Bengkulu sukses mempertahankan reputasinya di ajang TOP BUMD Awards. Tak tanggung, tahun ini Perumda Tirta Hidayah berhasil meraih 3 penghargaan sekaligus. Hasil ini dinilai sangat baik mengingat status perubahan nama dari PDAM ke Perumda serta dikepalai Dirut baru dilakukan belum lama ini. Tiga penghargaan yang diraih yakni dinobatkan sebagai Perumda air minum bintang 4 alias menorehkan penilaian sangat baik, kategori Top CEO BUMD untuk Direktur Utama Perumda Tirta Hidayah Samsu Bahari, serta Top Pembina BUMD 2022 untuk Walikota Bengkulu Helmi Hasan. Penghargaan kali ini diterima langsung oleh Direktur Utama Perumda Tirta Hidayah Samsu Bahari beserta Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Sekretaris Daerah Arif Gunadi dalam acara seremonial bertajuk \"Membangun Kinerja Bisnis dan Layanan BUMD yang Berkelanjutan Hotel Raffles, Jakarta Selatan, Rabu (20/04). “Alhamdulillah penghargaan ini merupakan prestasi bagi Kota Bengkulu, membuat harum nama kota sehingga berjaya dan berbicara di level nasional, bukan berarti kami bisa cepat berpuas diri, tetapi insya allah ke depannya akan semakin baik lagi,” ungkap Wawali Dedy Wahyudi. Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tirta Hidayah Samsu Bahari mengatakan, penghargaan yang diraih ialah sebagai motivasi ke depan untuk mendapatkan predikat yang lebih baik. “Kami di Perumda Tirta Hidayah harus makin meningkatkan kinerja dan kreatifitas untuk berinovasi demi memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Semoga apa yang kami raih kali ini dapat menginspirasi BUMD dan OPD lain di Pemkot Bengkulu untuk terus memberikan yang terbaik, seperti visi-misi Walikota dan Wawali ialah menghadirkan kebahagiaan untuk masyarakat dengan pelayanan-pelayanan yang diberikan,\" Kata Samsu. Ada pun TOP BUMD Awards merupakan penghargaan yang diberikan kepada BUMD-BUMD terbaik di Indonesia, atas achievement (prestasi), improvement (perbaikan) dan contribution (kontribusi) BUMD yang telah dilakukan, terkait kinerja bisnis, layanan dan kontribusi terhadap perekonomian daerah. Penilaiannya dilakukan dengan melibatkan dewan juri para profesor, doktor, serta para praktisi, konsultan bisnis dan tenaga ahli di bidangnya. Ajang ini diselenggarakan untuk mendukung program serta kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah, guna mempercepat peningkatan kinerja BUMD dan pembangunan perekonomian di daerah. (Imn/rls)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: