BINTUHAN,BE- Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kaur, menyatakan pembuatan sertifikat tanah massal bagi petani kurang mampu hingga sekarang baru terealisasi 85 persen dari target sebanyak 1. 000 sertifikat. “Kita upayakan sebelum tahun 2015 ini, target sertifikat prona ini sudah selesai dan sesuai dengan target kita saat ini,” kata Kepala BPN Kaur, Hulman Purba SH, kemarin. Hulman mengatakan, meskipun target pembuatan sertifikat massal untuk masyarakat melalui Program Nasional Agraria (Prona) tahun ini jumlahnya dikurangi pusat. Namun antusias warga untuk membuat sertifikat masih cukup tinggi. Bahkan kata dia, saat ini tercatat ada 2.000 permohonan dari petani miskin di Kabupaten Kaur yang ingin dibuatkan sertifikat tanah gratis melalui fasilitas prona. “Karena itu meski sekarang dari target pusat kita baru terealisasi 85 persen, namun saya optimistis pada akhir Desember 2014 target itu akan tercapai 100 persen,” katanya. Ditambahkanya, mengenai adanya keluhan petani di sejumlah desa mengaku dipungut uang Rp 1 juta-Rp 1,5 juta kepala desa, saat membuat sertifikat prona, Hulman menegaskan, pihaknya tidak pernah menyuruh melakukan hal itu. Menurut dia, jika ada stafnya atau petugas BPN Kaur melakukan pungutan liar seperti itu, maka sesuai aturan akan diberi sanksi tegas. “Kita minta para pejabat maupun staf dalam melaksanan Prona agar tidak melakukan pengutan biaya di luar ketentuan sesuai dengan peraturan berlaku, dan bila nanti kedapatan akan kita tindak tegas,” tegasnya.(618)
Realisasi Prona 85 Persen
Kamis 30-10-2014,21:30 WIB
Editor : Rajman Azhar
Kategori :