BINTUHAN, BE- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kaur, menggaruk tiga Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan dua pelajar sedang bolos pada jam kerja dan jam sekolah. Mereka digaruk pada lokasi berbeda, kemarin.
“Target razia ini bagi pelajar bolos sekolah karena banyak main game di warnet, dan juga para PNS banyak keluyuran saat jam dinas,” kata Kasat Pol PP Kaur Drs Suryanto Ajam MM, melalui Kasi Trantib Roni Oksuntri SSos.
Roni mengatakan, para PNS dan pelajar ini berhasil ditangkap Satpol PP di sejumlah warung kopi dan warung internet, serta di beberapa Pasar Kota Bintuhan. Para PNS dan pelajar itu terjaring razia didata, kemudian mendapatkan teguran. “Mereka diminta memanggil orang tuanya, serta membuat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya,”ujarnya.
Lanjut Roni, saat diamankan para siswa dijaring beralasan membolos karena sedang kosong jam pelajaran, sebab gurunya tak hadir. “Kita melakukan razia ini semata-mata untuk menegakan kedisiplinan bagi pelajar dan PNS,” terangnya.
Ditambahkan Roni, razia ini rutin dilaksanakan dengan menurunkan petugas untuk melakukan pemantauan terhadap lokasi-lokasi tersebut. Jika, kondisi di lokasi target operasi itu tak ada juga perubahan, pihaknya sewaktu-waktu akan menindaklanjuti dengan melakukan razia dan menertibkan PNS yang ada di lokasi tersebut. “Razia ini rutin akan kita lakukan, tapi untuk jadwalnya kapan waktunya itu rahasia kita,”ujarnya.
Roni menyebutkan operasi penertiban PNS dan pelajar ini untuk menegakkan disiplin aparatur negara dan pelajar, sehingga mereka tidak berkeliaran saat jam dinas dan jam belajar di luar kantor maupun sekolah. “Kepada PNS kami mengimbau agar perda tentang Disiplin PNS, tidak nongkrong di warung kopi atau tempat-tempat lainnya selama jam kerja,” tegasnya.(618)