OJK Perketat Izin Bank Digital

Jumat 15-10-2021,16:26 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar

BENGKULU, bengkuluekspress.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan memperketat dan tidak akan memberikan izin khusus untuk bank digital. Hal itu guna melindungi data nasabah dari cyber security. \"Karena saat ini maraknya Bank konvensional dan Bank asing ingin bertransformasi ke Bank Digital. Maka pihak otoritas tidak akan memberikan izin khusus kepada bank digital,\" kata Kepala OJK Bengkulu Tito Adji S, Jumat (15/10). Tito mengatakan, pihak bank yang ingin menamakan bank digital ataupun bertranformasi harus memenuhi peraturan sesuai dengan POJK No. 12/POJK.03/2021 untuk memberikan layanan digital kepada nasabah. Berdasarkan UU perbankan saat ini hanya ada bank umum dan bank perkreditan rakyat (BPR). \"OJK pun tidak mendefinisikan bank digital sebagai bentuk bank baru, melainkan tetap merupakan bank, tetapi dari sisi kelembagaan,\" ujarnya. Ia menjelaskan, model bisnis dengan penggunaan teknologi yang inovatif dan aman dalam melayani kebutuhan nasabah. Lalu, harus memiliki kemampuan untuk mengelola model bisnis perbankan digital yang pruden dan berkesinambungan. \"Pihak Bank harus benar-benar sudah mempunyai manajemen risiko, aspek perlindungan konsumen, cyber security, dan layanan digital yang memadai,\" tegasnya Ia menambahkan, sekali lagi OJK tidak akan memberikan izin khusus ke bank digital, tetapi harus memenuhi POJK 12/2021. (HBN)

Tags :
Kategori :

Terkait